Connect with us

INIGAME

Razer Firefly Review

Razer Firefly Review

Peripheral

Razer Firefly Review

INIGAME.ID – Jika membicarakan kebutuhan perangkat PC gaming, sebuah mouse pad umumnya dipandang enteng oleh beberapa orang, dibandingkan perangkat lainnya. Meskipun begitu, keberadaan perangkat ini tidak serta-merta dianaktirikan oleh para vendor perangkat gaming. Razer adalah salah satunya, yang telah menghadirkan mouse pad dengan berbagai tipe—termasuk yang paling mencuri perhatian, Razer Firefly.

razer-firefly-mouse-pad--depan-texture

INIGAME mendapatkan kesempatan untuk mencoba mouse pad ini selama beberapa waktu, dan langsung saja, berikut adalah pembahasan selengkapnya.

Unboxing

Karena merupakan sebuah mouse pad dengan hard surface yang tidak dapat digulung, packaging untuk Razer Firefly tidak menggunakan tabung, melainkan kotak yang lebar dan tipis, mirip seperti packaging yang diterapkan pada pen tablet.

Saat dibuka, tidak ada banyak hal yang dapat ditemukan di sini selain, mouse pad-nya sendiri, greetings dan manual book, dan dua buah stiker Razer.

razer-firefly-mouse-pad-unboxing

Desain, Tampilan, dan Bobot

Kesan pertama saat mengeluarkan Firefly dari kotak adalah, licin. Mouse pad ini menggunakan permukaan plastik berbahan matte dengan sedikit tekstur dengan logo Razer di ujung kanan atas. Razer mengklaim bahwa permukaan mouse pad ini didesain untuk menjembatani kedua gaya bermain, baik itu speed atau control.

Sementara di sisi bawahnya, Firefly dibekali dengan alas berbahan karet yang sangat bertekstur sehingga membuatnya kokoh mencengkram permukaan di bawahnya.

razer-firefly-mouse-pad-texture

Hal menarik yang menjadikan Firefly berbeda dengan mouse pad lain adalah keberadaan lampu RGB dengan kombinasi 16,8 juta warna. Mungkin bagi beberapa orang masih asing dengan keberadaan lampu warna-warni ini dalam sebuah mouse pad. Akan tetapi, bagi para gamers yang mengutamakan penampilan perangkat gaming-nya, fitur ini pasti akan menjadi pencuri perhatian.

Firefly tergolong sebagai mouse pad tipe sedang dengan ukuran 35,5 cm x 25,5 cm dengan ketebalan 4 mm. Bobotnya terbilang berat, yaitu sekitar 380 gram. Cukup wajar sebenarnya, mengingat bobot ini termasuk dengan kabel braided sepanjang 2,1 meter yang tidak dapat dilepas dari mouse pad ini.

razer-firefly-mouse-pad-cable

Fitur Tambahan

Seperti yang telah disinggung tadi, Razer Firefly memiliki fitur yang sangat jauh lebih menarik dibanding mouse pad lain pada umumnya, yaitu lampu RGB dengan 16,8 juta warna yang dapat diatur efeknya layaknya pada mouse dan keyboard.

razer-firefly-mouse-pad-preview-test

Razer menyematkan lampu ini di sekeliling (kecuali bagian atas) mouse pad yang secara sekilas membuatnya terlihat seperti melayang ketika menyala. Tidak ketinggalan logo Razer pun ikut berpendar saat efek pencahayaan ini dinyalakan.

razer-firefly-mouse-pad-preview-back

Performa dan Pengujian

Tentu saja keberadaan lampu RGB di sekeliling mouse pad ini tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap kemampuannya membaca sensor mouse yang berjalan di atasnya. Oleh karena itu, terlepas dari segala fitur tambahan yang membuat Firefly terlihat keren, INIGAME bisa mengatakan bahwa dari segi performa, mouse pad ini terasa hanya lumayan.

razer-firefly-mouse-pad-preview-front

Meskipun menggunakan bahan plastik matte yang tergolong licin di telapak tangan, Firefly tetap dapat menjadi pasangan yang cocok bagi sensor mouse berkat kehadiran tekstur berskala mikro di permukaannya.

Lain halnya dari segi permukaan, sisi alas Firefly sebaliknya justru sangat mantap dalam menjaga mouse pad di tempatnya. Bahkan saat mencoba menggesernya secara sengaja pun, gamers tetapi akan merasakan perlawanan dari Firefly dengan segenap cengkraman terbaiknya.

Kesimpulan

Razer Firefly tampaknya berhasil mencetak sebuah ide baru di benak gamers, di mana barang sesederhana seperti sebuah mouse pad tetap dapat menjadi sebuah produk yang luar biasa menarik jika diberikan dengan sentuhan yang tepat.

Sayangnya, berbagai fitur tambahan di mouse pad ini tampaknya harus mengorbankan cukup banyak hal yang cukup penting. Sebut saja seperti ketersediaan jack USB yang tersedia di laptop atau PC akan berkurang satu, demi untuk mengaktifkan “mode keren” dari Firefly—yang sama sekali tidak berdampak pada performa permainan.

Kekurangan lain dari Firefly adalah mobilitasnya yang terbilang rendah sebagai sebuah mouse pad. Dan keberadaan kabel lagi-lagi menjadi masalah di sini. Pasalnya, seperti yang telah disebutkan tadi, kabel Razer Firefly tidak bisa dilepas, sehingga butuh atau tidak butuh akan lampu RGB, gamers tetap harus membawa kabel ini kemana-mana.

Di balik beberapa kekurangan tadi, di sisi positifnya, Razer Firefly sepertinya akan menjadi produk yang cocok untuk para gamers yang punya tempat tinggal/ bermain yang tetap, menggunakan PC, tidak sering keluar rumah, dan tentunya pecinta produk Razer. Karena bayangkan saja, untuk apa membeli mouse pad eksklusif dengan logo Razer yang dapat berpendar dengan jutaan warna, tanpa dibarengi dengan keyboard dan mouse Razer juga?

Razer Firefly dijual dengan harga mulai Rp780.000,- dan bagi gamers yang tertarik dapat memesannya melalui INIGAME Store.



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.
Continue Reading
You may also like...

More in Peripheral

To Top