Connect with us

Corsair Glaive RGB Review

corsair glaive rgb review

Peripheral

Corsair Glaive RGB Review

Corsair Glaive RGB Review

INIGAME.ID – Vendor peripheral Corsair tampaknya sedang on fire untuk melayani para gamers dengan cara merilis produk-produk baru dalam waktu yang terbilang singkat.

Setelah menghadirkan keyboard Corsair K63 di April 2017, di akhir Mei 2017, Corsair resmi memperkenalkan produk terbarunya yaitu Corsair Glaive RGB gaming mouse.

corsai-glaive-rgb-review-23

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review

Tidak seperti Corsair Harpoon yang terlihat sederhana, Corsair Glaive RGB justru hadir dengan segudang fitur yang langsung terlihat jelas dari desain luarnya yang terlihat garang.

Lalu seperti apa kira-kira performa yang dihadirkannya? Apakah teknologi yang diusungnya akan sebanding dengan penampakan luarnya? Berikut adalah pembahasan selengkapnya.

Unboxing

Corsair dikenal sebagai vendor yang tidak tanggung-tanggung dalam menyampaikan segala kelebihan dari produknya. Oleh karena itu, gamers dapat melihat seluruh informasi mengenai detail teknis dan fitur yang diusung mouse ini dari sisi bagian depan, samping, dan belakang kotaknya.

corsai-glaive-rgb-review-11

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Kotak

Lebih dari itu, Corsair juga mendesain kotak packaging-nya agar dapat dibuka bagian depannya sehingga gamers dapat melihat penampakan unit mouse-nya secara langsung. Satu poin plus yang menggambarkan bahwa Glaive RGB merupakan mouse yang bermain di kelas premium.

corsai-glaive-rgb-review-13

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Unboxing

corsai-glaive-rgb-review-13

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Unboxing

Saat dibuka, gamers akan menemukan unit mouse Corsair Glaive RGB, sebuah buku manual dan petunjuk garansi, dan dua buah thumb grip tambahan lengkap dengan kantong kain untuk menyimpannya.

Desain, Tampilan, dan Bobot

Saat pertama kali melihatnya, Corsair Glaive RGB benar-benar terlihat layaknya sebuah gaming mouse yang kompleks. Terlihat dari banyaknya lekukan dan guratan yang berada di seluruh bagian body-nya.

corsai-glaive-rgb-review-25

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Desain

Mulai dari bagian depan, samping, hingga belakangnya, Glaive RGB terlihat memiliki banyak rongga sehingga memberikan kesan bahwa mouse ini seakan disusun oleh komponen yang terpisah-pisah antara satu dengan yang lainnya.

corsai-glaive-rgb-review-20

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Desain

Dan hal ini ternyata benar adanya. Salah satu bagian dari mouse yang ditujukan untuk penggunaan tangan kanan ini ternyata memang bisa dilepas pasang. Di sisi kiri mouse ini, gamers dapat mengganti thumb grip dengan dua pilihan alternatif lain yang sudah disiapkan oleh pihak Corsair. Pembahasan mengenai masing-masing thumb grip akan dijelaskan nanti.

corsai-glaive-rgb-review-1

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Thumb Grip

Hal menarik lain bagi para gamers adalah Glaive RGB dilimpahi RGB lighting yang dapat menyala di banyak bagian. Selain di logonya, RGB lighting dapat ditemukan di bagian atas pinggir berbentuk strip, serta di bagian depan mouse.

corsai-glaive-rgb-review-6

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Backlight

Bicara tentang lampu ini, di sisi atas mouse ini juga disematkan lima lampu indikator kecil berwarna biru untuk menunjukkan DPI stop mana yang sedang digunakan.

Di balik seluruh hal kompleks yang terlihat, Glaive RGB ternyata tetap berusaha menghadirkan kenyamanan dalam pemakaiannya. Terbukti dari bahan matte yang dilapiskan di sekujur sisi atasnya dan lapisan karet bertekstur di sisi kanannya.

corsai-glaive-rgb-review-9

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Logo Corsair

Sedikit membahas mengenai bentuk fisiknya, Glaive RGB memiliki ukuran 91,5 x 12,58 x 4,46 cm dan bobot sekitar 122 gram.

Tombol dan Scroll Wheel

Meskipun terlihat sebagai sebuah mouse yang sangat kompleks, Corsair Glaive RGB ternyata hanya dilengkapi dengan 6 tombol, yaitu klik kanan dan kiri, tombol DPI, scroll wheel yang dapat diklik, dan sepasang tombol ibu jari berdesain pipih di sisi kiri.

corsai-glaive-rgb-review-26

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Tombol dan Scroll Wheel

Corsair menghadirkan switch Omron terbaru untuk kedua tombol klik di mouse ini yang diklaim memiliki ketahan hingga 50 juta kali klik.

Seperti biasa, setiap tombol ini dapat dikustomisasi fungsinya menggunakan software Corsair Utility Engine.

Masuk ke scroll wheel, secara mengejutkan Corsair tidak menyematkan RGB lighting di bagian berbahan aluminium dan karet ini.

Meskipun bukan merupakan satu hal yang terlalu penting, akan tetapi tanpa adanya apapun yang berpendar di sini, scroll wheel-nya terlihat sangat standar dan membosankan.

Sensor

Corsair Glaive RGB dipersenjatai dengan sensor optik PMW3367, dan seperti gaming mouse keluaran terbaru lainnya, sensor ini dilengkapi dengan rentang sensitivitas sensor hingga 16000 DPI.

Sensor ini dapat dibagi menjadi lima DPI stop yang dapat diatur melalui software Corsair Utility Engine.

Kabel

corsai-glaive-rgb-review-14

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Kabel

Mouse ini memiliki kabel USB sepanjang 1,8 meter yang dilengkapi dengan lapisan braided sehingga gamers tidak perlu ragu akan ketahanannya.

Fitur Tambahan

Sesuai dengan yang dijanjikan di awal tadi, saatnya membahas mengenai fitur tambahan yang dihadirkan oleh Glaive RGB, yaitu thumb grip yang dapat diganti sesuai kebutuhan.

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Bagian-bagian lain

Corsair menyediakan tiga jenis thumb grip untuk kegunaan yang berbeda-beda. Yang pertama adalah thumb grip biasa dengan bahan matteThumb grip ini cocok untuk para gamers yang menggunakan mouse dengan gaya genggam palm grip karena seluruh bagian jempol akan terasa nyaman di atas bahan matte ini.

corsai-glaive-rgb-review-16

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Saat Digenggam

Yang kedua adalah thumb grip berlapis karet seperti lapisan karet yang ada di sisi kanan mouse ini. Jenis ini akan cocok untuk para gamers yang menggunakan mouse dengan gaya genggam claw grip karena memudahkan jempol untuk mencengkram sisi kiri dan kanan mouse ini.

corsai-glaive-rgb-review-21

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Tombol DPI

Dan yang ketiga adalah thumb grip berlapis karet yang dilengkapi dengan sebuah lapisan lagi di bagian bawahnya untuk pijakan ibu jari. Saat digunakan, pijakan ini dapat membantu tangan untuk menjaga kestabilan saat mouse diangkat dan diletakkan kembali dengan peran ibu jari sebagai penyeimbang dan titik pusatnya.

corsai-glaive-rgb-review-15

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Grip

Dari segi software, seperti biasa semua perangkat Corsair dibekali dengan dukungan Corsair Utility Engine yang dapat memaksimalkan performanya masing-masing.

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, Corsair Utility Engine dapat digunakan untuk mengubah fungsi tombol, mengatur backlight RGB, dan DPI stop yang diinginkan.

corsai-glaive-rgb-review-27

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Corsair Utility Engine

Lebih dari itu, software ini juga dapat digunakan untuk melakukan aktivitas lain yang lebih kompleks, seperti merekam Double Macro, sebuah fitur di mana gamers dapat merekam dua buah fungsi macro ke dalam satu kali klik.

Bagi para gamers yang ingin memaksimalkan performa sensor juga dapat menggunakan fitur Surface Calibration Utility untuk menyesuaikan ketelitian sensor dengan mouse pad yang digunakan.

Performa dan Pengujian

Masuk ke dalam pengujian pemakaiannya, saat pertama kali digenggam, Corsair Glaive RGB memberikan impresi pertama sebagai gaming mouse yang mahal karena terasa solid dan kokoh di tangan.

Terlepas dari ketiga jenis thumb grip yang ada di sisi kiri, dengan bentuk yang ergonomis dan lapisan karet di sisi kanannya, mouse ini terasa mudah untuk dicengkram, diangkat, maupun dipindah secara cepat.

corsai-glaive-rgb-review-17

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Sisi Bawah

Setiap tombol pun ditempatkan di posisi yang pas dan mudah untuk dijangkau. Bahkan kedua tombol ibu jari yang dibuat dengan desain pipih juga dapat diakses dengan mudah tanpa perlu menekuk ibu jari terlalu jauh.

Glaive RGB bisa dikatakan sebagai mouse berukuran bongsor sehingga sepertinya lebih cocok digunakan oleh para gamers yang bertelapak tangan lebar. Bahkan sisi kanan mouse ini pun terasa cukup lebar untuk menampung jari manis dan kelingking.

corsai-glaive-rgb-review-18

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Grip

Corsair mengklaim bahwa Glaive RGB dirancang untuk dapat digunakan dalam waktu lama tanpa membuat tangan penggunanya lelah. Dan hal ini ternyata sama sekali tidak berlebihan.

Dalam pemakaiannya untuk bekerja dan bermain selama total sekitar 5 jam berturut-turut, tidak ditemukan rasa sakit atau lelah sedikitpun di bagian pergelangan maupun telapak tangan.

corsai-glaive-rgb-review-19

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – LED Depan

Setelah menggunakannya selama beberapa hari lamanya, Corsair Glaive RGB terasa lebih cocok digunakan untuk memainkan game FPS karena bentuk fisiknya yang berfokus pada kestabilan pergerakan.

Sementara saat digunakan untuk game MOBA, mouse ini sebenarnya tidak terbilang buruk, akan tetapi dari bentuknya yang besar dan bobotnya yang cukup menantang, performa tangan akan sedikit menurun kecepatannya. Meskipun begitu, kembali lagi, penilaian ini bersifat subjektif dan bisa berbeda sesuai penggunanya masing-masing.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Corsair Glaive RGB memang bisa dikatakan sebagai gaming mouse premium dan ditujukan tidak hanya untuk para gamers yang ingin mendapatkan performa yang maksimal, tetapi juga tampilan perangkat yang keren dan garang.

corsai-glaive-rgb-review-8

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review – Desain

Menariknya, meskipun terlihat garang dengan segala sudut-sudut dan guratan yang ada di sekujur bagian body-nya, mouse ini terkesan “jinak” di tangan penggunanya karena kenyamanan genggaman yang ditawarkannya.

Segudang fitur pun dimasukkan ke dalam mouse ini mulai fitur macro, LED backlight, lampu indikator untuk DPI, sensor optik baru dengan rentang sampai 16000 DPI, hingga fitur-fitur baru yang unik dan tidak dimiliki mouse lain seperti Double Macro dan thumb grip yang dapat digan

corsai-glaive-rgb-review-24

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review

Kekurangan dari mouse ini merupakan masalah klasik yakni dari segi harganya yang tergolong tinggi untuk sebuah wired mouse. Corsair Glaive RGB dijual dengan kisaran harga Rp995.000,-.

Tidak hanya itu, segmen mouse ini juga terasa sempit karena penampilan fisiknya yang terlalu garang, sehingga terkesan hanya cocok untuk kegiatan bermain game saja.

Meskipun begitu, di sisi lain, jika gamers memiliki ketertarikan dan membutuhkan semua fitur yang dihadirkan, tentunya harga ini masih bisa dibilang cukup sepadan.

corsai-glaive-rgb-review-7

INIGAME STOCK IMAGE : Corsair Glaive RGB Review

Akan tetapi, kembali lagi, jika gamers hanya mementingkan performa yang responsif tanpa terlalu mementingkan bentuk dan ketampanan produk secara fisik, mungkin mouse ini akan menjadi produk yang terkesan berlebihan, baik dari segi fitur, penampilan, maupun harga.

Masih merupakan produk yang benar-benar baru, Corsair Glaive RGB baru akan mulai dijual di Indonesia sekitar bulan Juli 2017.

Comments

More in Peripheral

To Top