Connect with us

HP G100 Gaming Mouse Review

Review-HP-G100-cover-1

Peripheral

HP G100 Gaming Mouse Review

INIGAME.ID – Beberapa minggu lalu, INIGAME sempat membahas sebuah gaming mouse besutan Hewlett-Packard (HP) yang bernama HP G200. Meskipun telah menjualnya dengan harga ekonomis, ternyata perusahaan asal Amerika ini masih menyediakan gaming mouse yang lebih ekonomis lagi dibandingkan G200, yaitu HP G100.

Review-HP-G100-(2)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100

Dengan segmen harga yang demikian rendah, tentu para gamers penasaran akan seperti apa performa yang dihadirkan oleh gaming mouse ini. Akankah G100 mampu memuaskan kebutuhan para gamers yang menggunakannya? Berikut adalah pembahasan selengkapnya.

Unboxing

Tidak berbeda jauh dengan beberapa produk gaming dari HP yang pernah INIGAME bahas sebelumnya, G100 gaming mouse dibungkus oleh kotak yang terlihat sangat sederhana dengan aksen warna biru dan putih. Bahannya sendiri terbilang cukup tipis tanpa adanya gambar yang mencolok. Sekilas terlihat seperti mouse untuk kebutuhan office dibandingkan gaming.

Review-HP-G100-(1)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Kotak

Meskipun tidak disertai dengan jendela untuk melihat unit produknya secara langsung, gamers dapat melihat penampakan gambaran mouse ini dari atas dan samping yang dicetak di sisi depan dan belakang kotak. Sementara di sisi samping dan belakang, gamers dapat menemukan informasi teknis yang cukup lengkap mengenai mouse ini.

Dan ketika dibuka, gamers dapat langsung melihat unit mouse-nya sendiri yang dilapisi oleh dudukan dan penutup berbahan mika bening. Selain unit mouse-nya sendiri, gamers juga akan mendapatkan buku manual dan petunjuk garansi untuk HP G100.

Desain, Tampilan, dan Bobot

Berbeda dibanding G200 yang terlihat sangat kental dengan nuansa gaming di sekujur body-nya, G100 memiliki bentuk yang jauh lebih simpel dan nyaris terlihat seperti sebuah mouse ambidextrous (dapat digunakan untuk tangan kiri dan tangan kanan).

Review-HP-G100-(3)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Body

Kesan kalem juga dimunculkan melalui bahan doff yang melapisi bagian atas dari mouse ini, dan plastik dengan sedikit tekstur di bagian samping.

Tidak ketinggalan, untuk mencegahnya agar tidak tampil membosankan, HP membenamkan LED di dalam mouse ini yang berpendar di bagian scrool wheel, di body mouse, dan logo HP di bagian belakang mouse. Sayangnya LED ini hanya hadir dengan warna biru tanpa dapat diubah warnanya.

Review-HP-G100-(4)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Tampak Depan

Memiliki dimensi sekitar 12,2 x 6,52 x 3,92 cm dan bobot sekitar 148 gram, HP G100 terkesan memiliki bentuk yang cenderung kecil dan imut. Sehingga bagi para gamers yang memiliki telapak tangan besar, sepertinya wajib menggunakan gaya genggam claw grip untuk menggunakan mouse ini.

Tombol dan Scroll Wheel

HP G100 dilengkapi dengan 4 buah tombol yang terdiri dari klik kanan dan kiri, tombol DPI, dan scroll wheel yang dapat diklik.

Absennya tombol ibu jari merupakan salah satu kekurangan pada mouse ini, di mana seperti yang kita ketahui, tombol ibu jari sudah mulai akrab di kalangan para gamers untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu di dalam game.

Review-HP-G100-(7)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Tampak Samping

Seperti saudaranya G200, G100 mengusung metode plug-and-play yang artinya langsung dapat digunakan segera setelah dipasang ke komputer atau notebook tanpa menggunakan driver atau software apapun. Di sisi negatifnya adalah, G100 tidak dapat diubah fungsi tombolnya sesuai kebutuhan.

Review-HP-G100-(5)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Tampak Atas

Tombol pada G100 diklaim memiliki ketahanan hingga 20 juta kali klik, usia yang terbilang tahan lama untuk sebuah mouse ekonomis.

Beralih ke scroll wheel-nya, HP menyematkan scroll wheel berbahan karet dengan ulir yang dihiasi dengan sepasang strip LED berwarna biru. Saat digunakan, scroll wheel ini terasa sedikit alot, akan tetapi pergerakan yang dihasilkan di komputer terbilang sangat presisi.

Sensor

HP G200 dilengkapi dengan sensor yang memiliki rentang dalam tiga titik (DPI stop), yaitu 800, 1200, dan 2000 DPI.

Review-HP-G100-(6)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100

Sayangnya, status DPI yang sedang digunakan tidak dapat terlihat di manapun, mengingat LED yang tidak dapat berubah warnanya. Oleh karena itu, gamers harus mencoba-coba sendiri untuk mengetahui sensitivitas mana yang cocok untuk penggunaan masing-masing..

Kabel

Review-HP-G100-(12)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Kabel

Seperti halnya pada G200, G100 dilengkapi dengan kabel USB berlapis karet dengan panjang sekitar 180 cm. HP juga menambahkan pengikat velcro pada kabelnya ini untuk mempermudah para gamers untuk menggulung kabel.

Fitur Tambahan

Merupakan mouse yang benar-benar simpel dan sederhana, HP tidak ada menghadirkan fitur tambahan apapun ke dalam G100. Mouse ini sudah memiliki pengaturan dari pabrik yang tidak dapat diganti sama sekali.

Performa dan Pengujian

Saat mencoba menggunakannya, HP G100 mampu memberikan kesan pertama yang cukup menarik. Tidak hanya karena bahan doff-nya yang membuatnya nyaman digenggam, lekukan yang tidak terlalu ekstrem juga membuat mouse ini dapat digunakan oleh berbagai tipe tangan. Bahkan, meskipun sejatinya didesain untuk penggunaan tangan kanan, HP G100 juga tetap nyaman jika digunakan untuk tangan kiri.

Review-HP-G100-(10)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100 – Kesan Menyerupai Mouse Ambidextrous

Sementara untuk performa yang dimiliki oleh tombolnya sendiri, G100 mengusung tombol yang terbilang cukup berat untuk ditekan. Di satu sisi, hal ini membuat tombol yang dimilikinya terasa solid dan kuat. Akan tetapi, di sisi lain, hal ini justru membuat G100 sedikit banyak dapat menyebabkan kesan lelah di bagian jari jika digunakan dalam waktu lama.

Review-HP-G100-(8)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100

Tidak hanya masalah kelelahan, dengan beratnya tombol klik yang dimilikinya, G100 juga membuat para gamers akan sedikit sulit untuk melakukan rapid clicking secara cepat.

Saat digunakan untuk bermain game, HP G100 terasa lebih cocok untuk digunakan dalam game apapun kecuali FPS maupun MOBA. Pasalnya, seperti yang diungkapkan sebelumnya, kekurangan yang ditemui dalam tombol klik di mouse ini menyebabkan aktivitas bermain game di FPS dan MOBA terasa tidak maksimal.

Review-HP-G100-(9)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100

Ketiadaan tombol di ibu jari juga menjadi satu kekurangan lain, di mana mengurangi fungsi mouse ini secara drastis. Tidak adanya tombol back dan forward tidak hanya berpengaruh dalam bermain game, tetapi juga dalam melakukan kegiatan lain, seperti browsing dan mengatur folder dokumen misalnya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, HP G100 bisa terbilang hadir untuk mengisi segmen kelas menengah ke bawah. Tidak hanya dari harganya yang dipatok sangat murah, mouse ini juga seakan tampil “seadanya” tanpa membenamkan banyak fitur-fitur menarik di dalamnya, terlebih untuk kebutuhan bagi para gamers.

Review-HP-G100-(11)

INIGAME STOCK IMAGE: Review HP G100

Melihat dari apa yang ditawarkan oleh G100, tidak berlebihan rasanya jika kita menduga bahwa HP menyasar para gamers dengan dana sangat terbatas sebagai target pasar untuk produk ini. Bagaimana tidak, mouse dengan 4 buah tombol ini dijual dengan kisaran harga Rp150.000,- saja. Angka yang sangat berada di bawah standar untuk rata-rata sebuah “mouse gaming“.

Satu hal yang pasti, mouse ini diproduksi oleh brand HP yang sudah memiliki nama besar dalam skala global, sehingga bagi gamers yang sedikit banyak peduli tentang popularitas sebuah brand, tidak perlu ragu lagi dengan kualitasnya.

Comments

comments

Continue Reading

TRENDING NOW



To Top