Benarkah Lionhead Studios Tutup karena Dipaksa dan Diancam oleh Microsoft?
Connect with us

Benarkah Lionhead Studios Tutup karena Dipaksa dan Diancam oleh Microsoft?

Fable Game

News

Benarkah Lionhead Studios Tutup karena Dipaksa dan Diancam oleh Microsoft?

INIGAME.ID – Setelah berjalan selama 1 dekade dan menghasilkan beberapa game tercinta, Lionhead Studios, pembuat dari game Fable ditutup pada awal tahun 2016. Dari beberapa informasi yang didapatkan, tutupnya studio tersebut terjadi karena mereka dipaksa untuk mengerjakan sebuah proyek yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Berdasarkan informasi dari Eurogamer, kita mendapatkan sedikit seluk beluk kejadian yang memicu penutupan Lionhead. Menurut “sumber yang akrab dengan hubungan Lionhead dengan Microsoft di 2012”, kesuksesan League of Legends, free-to-play game, dan pendekatan Microsoft kepada konsumen casual untuk Xbox One memicu ketidakminatan publisher kepada RPG tradisional.

BACA JUGA:   Project Scorpio dari Xbox akan Dijual dengan Harga "Premium"

fable-4-1

Dari kata-kata Microsoft yang didengar oleh salah satu sumber, mereka menganggap bahwa tidak akan ada lagi yang akan membuat produk single-player lagi, mereka ingin game menjadi servis. Tidak sampai situ saja, Microsoft mengancam akan menutup Lionhead jika tidak melakukan apa yang Microsoft inginkan.

fable-4-3

Pada awalnya Franchise Art Director John McCormack ingin membuat Fable 4, bukan Fable Legends. Akan tetapi full pitching darinya ditolak mentah-mentah dan dipaksa untuk membuat sesuatu yang lain selain RPG.

Padahal McCormack sudah memikirkan setting tempatnya dan konten yang ada dalam Fable 4. Lionhead ingin membuat Fable 4 yang memiliki latar Late Victorian pada jaman industrial, di mana ada teknologi tramcars dan mesin terbang. Bahkan dia mempnyai ide tentang British Mythology dengan beberapa versi dari Jck the Ripper, Dr. Jekyll, dan Mr. Hyde. Mereka ingin membuat Fable 4 dengan rating R yang lebih gelap, dengan prostitusi dan humornya. Mereka merasa ide tersebut cemerlang dan semuanya memiliki minat pada itu.

BACA JUGA:   Tuntut Microsoft karena "Pemaksaan" Windows 10, Wanita INI Menangkan Rp130 Juta

fable-4-2

Pada akhirnya, Fable 4 dirombak total menjadi menjadi Fable Legends, di mana Lionhead dipaksa untuk melakukan proyek game free-to-play yang bukan menjadi keahlian dan pengalaman mereka.

Dikabarkan juga Microsoft telah mengeluarkan US$75 juta (sekitar Rp1 triliun) untuk pengembangan Fable Legends. Sumber lain mengatakan bahwa Peter Molyneux, pembuat orisinil dari seri Fable akan dengan senang hati menyambut pihak yang datang kepadanya untuk kembali mengerjakan ide awal Fable 4.

BACA JUGA:   Minecraft: Education Edition Sudah Masuk Tahap Early Access

Lalu bagaimana menurut gamers? Apa menurut kalian ide McCormack memang lebih menarik dibanding konsep Fable Legends? Atau menurut kalian idealisme yang terlalu tinggi yang malah menjadi penyebab tutupnya studio ini? Jangan ragu untuk bagikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah.

Thanks to Eurogamer

Hi! I'm Stefanus Kevin, most people call me Ska. I love playing games, eating and writing stuff. You can contact me on my Facebook or add my Steam account 'skasteakfries'.

Click to comment

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

More in News

To Top