Connect with us

Industri Game Indonesia Miliki Potensi Puluhan Triliun Rupiah

industri game indonesia potensi triliunan rupiah

News

Industri Game Indonesia Miliki Potensi Puluhan Triliun Rupiah

INIGAME.ID – Indonesia merupakan negara terbesar ke empat secara populasi di dunia dan oleh karenanya berbagai sektor kreatif termasuk Industri Game menjadi salah satu fokus pemerintah Indonesia untuk dapat segera di optimalkan pengembanganya di masyarakat.

Dengan bonus demografi yang besar, peluang terciptanya suatu karya, lapangan kerja baru, pasar yang besar serta pemanfaatan sumber daya dapat lebih maksimal.

Namun sayangnya, pada Industri Game Indonesia saat ini, masih besar potensial pasar yang belum di optimalkan secara baik.

Hal ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia yang sedang mendorong pengembangan yang diperlukan sehingga pertumbuhan dapat lebih besar lagi.

Dalam survey pada tahun 2017 yang dilakukan oleh AGI ( Asosiasi Game Indonesia ), tercatat terdapat nilai potensi Industri Game Indonesia mencapai $800.000.000 atau 12 Triliun Rupiah (Kurs Rp15.000).

BACA JUGA:   Game Mixer Hadirkan Pameran Kolaborasi Karya Developer Indonesia - Jerman, Catat Tanggalnya!

Nilai ini belum termasuk dengan peningkatan per tahun Industri Game Indonesia yang dapat mencapai maksimal hinggal 30% per tahunnya.

Tentu bila dihitung dalam 3, 5 atau 10 tahun selanjutnya, nilai dari potensi Industri Game Indonesia akan terus meningkat.

Statistik Gamer di Indonesia

Sampai akhir tahun 2018, jumlah gamers di Indonesia diprediksi berkisar di 45 sampai 50 juta orang.

Dalam 25 sampai 30 Juta gamers diantaranya bermain paid game dan memiliki rata-rata pengeluaran $9 sampai $10 per bulan.

Masalah Industri Game Indonesia

Menurut Cipto Adiguno yang merupakan Deputi Akses Permodalan dari AGI, permasalahan yang dihadapi saat ini karena masih minim pengetahuan dan koneksi dari para keyperson di Industri Game Indonesia.

Banyak dari programmer dan game artist yang mumpuni di Indonesia yang bekerja di perusahaan game di luar negeri karena untuk berkarir di Indonesia tidak dapat berkembang.

BACA JUGA:   7 Alasan Gamers Harus Datang ke BEKRAF Game Prime 2016

Ekosistem Industri Game Indonesia yang masih di early stage inilah yang membuat para keyperson lari ke luar negeri sehingga pertumbuhan bisnis di Industri Game Indonesia menjadi lambat.

Cara pandang dari masyarakat Indonesia yang melihat game hanya sebagai objek hiburan dan bukanlah sebagai potensi karir yang dapat dijalani juga semakin memperberat langkah kemajuan Industri Game Indonesia.

Dengan situasi yang ada saat ini tentu merupakan potensi yang terbuang dan amat sangat di sayangkan untuk Indonesia.

Penduduk Indonesia selama bertahun-tahun dijadikan konsumen setia para game developer luar negeri dan peluang untuk game developer dalam negeri tidak mendapat porsi yang cukup.

Solusi Industri Game Indonesia

Pemerintah melalui BEKRAF ( Badan Ekonomi Kreatif ), telah melakukan sejumlah aktifitas guna mendorong perbaikan dan pengembangan Industri Game Indonesia.

BACA JUGA:   Game Prime 2016 Jakarta Siap Digelar

Josef Mulia Simanjuntak yang merupakan Deputi Pemasaran BEKFRAF mengatakan mendukung dan telah menjalankan program yang salah satunya memperkenalkan para game developer lokal ke luar negeri dalam ajang Internasional ( Game Connection America 2018 & BEKRAF Developer Day ).

Tujuan dari program ini adalah untuk mengembangkan koneksi para game developer lokal dengan pihak-pihak di Industri Game Internasional yang diharapkan dapat meningkatkan kerjasama baru yang dapat berguna dan bermanfaat bagi para game developer lokal.

Dengan adanya percercepatan pengembangan Ekosistem Industri Game Indonesia pada tahun-tahun mendatang diharapkan dapat membantu semakin banyaknya lapangan pekerjaan yang terbentuk sehingga dapat meningkatkan nilai kontribusi ke tanah air Indonesia.



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.

More in News

To Top