Connect with us

INIGAME

Critical Hack Script DotA 2 Kembali Ditemukan Sejak 1 Tahun Lalu

Critical Hack Script DotA 2

PC

Critical Hack Script DotA 2 Kembali Ditemukan Sejak 1 Tahun Lalu

INIGAME.ID – Dalam sebuah game kompetitif sekelas DotA 2, penggunaan cheat atau hack tentu sama sekali tidak bisa ditoleransi. Salah satu kecurangan yang cukup ramai diperbincangkan adalah metode script hack yang mengakali algoritma Hero tertentu.

Beberapa waktu lalu, YouTube Channel Dotatvru merilis sebuah video yang memperlihatkan salah satu aksi pemain yang tertangkap menggunakan script hack ini pada Phantom Assassin. Script yang digunakan adalah 100% critical hack yang menyebabkan hero ini dapat melakukan critical hit dalam setiap serangan. Kok bisa?

BACA JUGA:   Supernova eSports iCafe, Game Center yang Kasih Paket GRATIS Main bagi Gamers MMR Tinggi

DotA 2 Critical Script Hack

Seperti yang gamers perhatikan di video bawah, terlihat bagaimana Phantom Assassin melakukan cancel attack pada beberapa kali gerakannya sebelum akhirnya serangan yang diluncurkan selalu berbuah critical. Hal ini jelas merugikan siapapun yang secara sengaja atau tidak sengaja berhadapan langsung dengan hero ini.

BACA JUGA:   Simak Video Rekap 5 Jam Match Terlama dalam Sejarah Dota 2

Script yang digunakan oleh pemain ini diyakini bekerja dengan cara mengakali algoritma Pseu-random. Sekadar informasi, algoritma ini sejatinya dibuat untuk memperbesar kemungkinan sebuah efek yang terjadi dalam beberapa kali serangan tertentu. Efek yang dimaksud di sini seperti bashdamage blockchain lightning, dan tentunya, critical strike.

dota-2-script-hack-critical-screenshot-old

Dengan script critical ini, mekanis game akan secara otomatis “mencari” kapan hero akan melakukan critical, sambil melakukan cancel pada serangan biasa. Hal ini menyebabkan setiap serangan yang berhasil dikeluarkan adalah sebuah critical.

dota-2-script-hack-critical-screenshot

Menariknya, menurut Dotatvru, script hack ini sudah digunakan oleh ID yang kemungkinan besar sama sejak satu tahun lalu. Mungkinkah Valve tidak memperhatikan hal ini?

BACA JUGA:   Asia Pacific University, eSports Academy Pertama di Malaysia

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!