Connect with us

INIGAME

Mengenal Sistem “Win, Tie, and Lost” ala Sepakbola dalam EU LCS Summer Split 2016

LCS EU

eSports

Mengenal Sistem “Win, Tie, and Lost” ala Sepakbola dalam EU LCS Summer Split 2016

INIGAME.ID – Setelah sebelumnya sistem Win, Tie, and Lost sudah diaplikasikan terlebih dahulu pada League Of Legends Master Series milik Hong Kong, Taiwan dan Macau, kali ini sistem tersebut akan diterapkan di EU LCS. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk membuat Reguler Split kali ini menjadi lebih ketat, menantang, serta menghibur. Namun, apakah sebenarnya sistem Win, Tie, and Lost? Lalu bagaimana cara memahaminya?

Seperti pada pertandingan liga di Sepakbola, di setiap pertandingan pasti ada tiga kemungkinan. Menang, kalah, dan seri. Begitu juga pada EU LCS kali ini. Ada yang menang, ada yang kalah, dan ada yang seri. Perolehan poinnya pun juga sama. Yang menang berhak membawa pulang tiga poin penuh, seri berarti harus puas dengan berbagi satu poin, dan kalah tidak akan membawa pulang satu poin pun.

BACA JUGA:   UPH EKSDI Siap Bertanding Dalam Ajang LICC 2016 di Taiwan

Namun bagaimana hal ini dapat diterapkan? Apakah Mungkin di League Of Legends terjadi pertandingan yang imbang, padahal League Of Legends bukanlah permainan yang didasari oleh durasi permainan seperti sepakbola?

mpgl sample

Photo Credit: GG Network

Ternyata sangat mungkin. Maka dari itu setiap tim yang bertemu akan melakoni dua pertandingan sekaligus atau yang biasa disebut dengan Best Of Two. Tim yang berhak keluar sebagai pemenang dan membawa pulang tiga poin adalah mereka yang berhasil memenangkan kedua pertandingan. Sedangkan jika masing-masing tim mengalami kekalahan dan kemenangan dalam dua pertandingan, maka pertemuan tersebut menghasilkan poin imbang.

BACA JUGA:   Kanaya Gaming Sukses Jadi Juara LGS untuk yang Ketiga Kalinya

Sebagai ilustrasi, mari membahas Fnatic vs Origen sebagai contoh. Masing-masing team akan bertemu dua kali. Baik Fnatic atau Origen jika ingin dinobatkan sebagai pemenang, salah satu dari mereka harus memenangkan kedua pertandingan sekaligus. Sedangkan misalnya Fnatic memenangkan pertandingan pertama dan Origen memenangkan pertandingan ke dua, maka pertemuan antara Fnatic dan Origen akan dihitung imbang. Mudah dimengerti kan?

BACA JUGA:   Stream Pertama Pro League of Legends Faker Mencetak Rekor Penonton Terbanyak

Lalu kira-kira, mungkinkah kehadiran sistem ini dipengaruhi dengan hadirnya tim sepakbola FC Schalke 04 di ranah League Of Legends? Atau murni kebetulan?



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.

More in eSports

To Top