Connect with us

Tuntut Microsoft karena “Pemaksaan” Windows 10, Wanita INI Menangkan Rp130 Juta

Windows 10 Automatic Update

News

Tuntut Microsoft karena “Pemaksaan” Windows 10, Wanita INI Menangkan Rp130 Juta

INIGAME.ID – Seorang wanita asal California, Amerika Serikat, Teri Goldstein diberikan US$10.000 atau setara dengan Rp130 juta setelah menang atas tuntutannya kepada Microsoft yang dianggap “memaksa” dirinya untuk melakukan upgrade Windows 10 di komputernya.

Pada akhirnya update yang dikabarkan berjalan tanpa kesadaran penuh Goldstein selalu gagal dan tidak terautorisasi—membuat komputernya rusak dan tidak bisa digunakan.

Sementara itu, Microsoft Customer Support Service juga tidak bisa membantu dirinya.

BACA JUGA:   Project Scorpio dari Microsoft akan Menjadi "Konsol Terkuat yang Pernah Ada"

“Aku tidak pernah mendengar tentang Windows 10. Tidak ada yang pernah menanyakan padaku apakah aku ingin melakukan update atau tidak,” kata Teri Goldstein kepada The Seattle Times.

windows 10 home menu screen

Windows 10 Home Menu Screen

Goldstein akhirnya membawa kasus ini ke pengadilan untuk menuntut kompensasi atas kerugian yang dideritanya dan menuntut biaya agar dapat membeli komputer baru kepada Microsoft.

Hasilnya, Teri menang dan mendapat US$10.000 dari Microsoft.

Apa Kata Microsoft?

Menanggapi hal ini, Microsoft membantah jika terjadi kesalahan dari pihak mereka, akan tetapi tetap akan menerima semua keputusan pengadilan agar tidak membuat kasus ini semakin panjang.

BACA JUGA:   Microsoft akan Peringatkan Gamers yang Bermain Xbox One Secara Berlebihan

Microsoft mengatakan bahwa upgrade adalah sebuah pilihan, bukan keharusan.

Bahkan bagi yang tidak suka dengan Windows 10, dapat melakukan rollback ke versi sebelumnya dalam jangka waktu 31 hari.

Lebih dari itu, Microsoft pun akan memberikan pelayanan GRATIS bagi para pengguna yang menemui masalah dengan sistem operasi ini.

BACA JUGA:   Halo Wars 2 telah Masuki Periode Open Beta, Siap Dirilis Februari 2017

Dianggap Terlalu Memaksa

Berbeda dengan klaim Microsoft, bagi beberapa pengamat teknologi yang juga mengenal perusahaan ini, upgrade kali ini terkesan tidak memberikan pilihan yang mudah ataupun transparan kepada penggunanya—terlebih bagi mereka yang tidak terlalu memahami komputer.

microsoft dituntut karena windows 10 (2)

Kasus Teri Goldstein ini merupakan contoh ekstrim dari agresifitas Microsoft untuk membuat user menggunakan Windows 10.

Hal ini tentunya dapat memberikan efek jangka panjang bagi Microsoft.

Bagaimana menurut gamers? Pernah mengalami masalah serupa seperti yang dialami oleh Goldstein?



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: [email protected]

MUST READ

To Top