Connect with us

Sedikit Melihat Sejarah Perkembangan Oculus Rift dari Waktu ke Waktu

Oculus Rift

News

Sedikit Melihat Sejarah Perkembangan Oculus Rift dari Waktu ke Waktu

INIGAME.ID – Kehadiran salah satu perangkat VR paling populer saat ini, Oculus Rift, sudah tinggal di depan mata. Perusahaannya, Oculus VR menargetkan untuk meluncurkan perangkat ini pada 28 Maret 2016 mendatang.

Dikembangkan selama sekitar empat tahun, perusahaan ini mengalami cukup banyak rintangan sampai akhirnya siap memasarkan perangkat ini pada Maret nanti. Menariknya, dalam mengembangkan teknologi baru ini, Oculus memilih langkah dengan sangat hati-hati. Salah satu caranya adalah dengan terlebih dahulu meluncurkan versi prototype bagi para konsumen yang sangat antusias.

oculus-rift-demo

Tidak hanya satu, setidaknya terdapat 5 tipe prototype yang telah hadir sebelum akhirnya versi finalnya siap diluncurkan. Beberapa tipe prototype ini cukup terbatas produksinya, sehingga tidak semua orang bisa mendapatkannya secara pribadi. Berikut adalah pembahasan selengkapnya mengenai sejarah Rift.

Development Kit 1 (DK1) – 2012

Rift DK1 merupakan prototype pertama yang dihadirkan oleh Oculus setelah mereka meluncurkan kampanye di Kickstarter pada tahun 2012 lalu. Tujuan utama dari kampanye ini adalah mengajak para developer untuk menjajal karya game buatan mereka di platform Virtual Reality.

BACA JUGA:   Dipatok Seharga 8 Jutaan, Oculus Ternyata Belum Profit dari Penjualan Rift

oculus-rift-dk1

Karena menjanjikan pengalaman baru dalam bermain game, DK1 mendapat sambutan yang sangat antusias baik dari developer maupun gamers itu sendiri. DK1 memiliki layar 7″ dengan resolusi 1280 x 800, dan dalam paketnya perangkat ini dilengkapi dengan tiga pasang lensa.

Produksi Rift DK1 pertama kali ditujukan untuk para pendukung kampanye ini di Kickstarter—baru kemudian dijual seharga US$300 (sekitar Rp3,6 juta saat itu).

HD Prototype – 2013

Popularitas DK1 saat itu juga ikut dibumbui dengan kritik terutama dalam hal kualitas resolusi yang hanya mengusung 1280 x 800 piksel (640 x 800 piksel untuk satu mata). Untuk itu, pada event E3 2013, Oculus menghadirkan versi upgrade dari DK1 yang memiliki tingkat resolusi HD 1920 x 1080 piksel—resolusi standar di masa kini.

oculus-rift-hd-prototype

HD Prototype hanya merupakan versi demo yang tidak dirilis kepada publik. Oleh karena itu, cukup banyak orang yang tidak mengetahui mengenai versi prototype ini.

Crystal Cove Prototype – 2014

Merupakan versi penyempurnaan dari DK1 dan HD Prototype, Oculus menghadirkan Crystal Cove pada Januari 2014. Versi kali ini mengusung layar OLED yang lebih fleksibel dan hemat energi dibanding layar LED.

oculus-rift-crystal-cove

Tidak hanya itu, Crystal Cove juga memiliki tambahan kamera eksternal yang terpisah dengan perangkatnya ini untuk membaca 24 titik infra merah yang terdapat di sekujur headset prototype-nya. Dengan teknologi ini, Crystal Cove mampu membaca pergerakan secara lebih mendetail, seperti saat gamers merangkak atau sekadar bersandar.

BACA JUGA:   Presiden Jokowi jadi Orang Indonesia Pertama yang Mencoba Oculus Rift

Tidak ada informasi apakah versi ini dijual kepada publik, mengingat umurnya yang tidak lama karena di tahun yang sama Oculus meluncurkan Development Kit 2 yang sangat populer.

Development Kit 2 (DK2) – 2014

DK2 merupakan versi yang populer dan sering hadir di berbagai event atau pameran teknologi. Oleh karena itu, bagi para gamers yang merasa pernah mencoba Oculus Rift, kemungkinan besar versi DK2 lah yang sedang dicoba saat itu.

oculus-rift-dk2

Versi ini menghadirkan kombinasi dari segala kelebihan tiga prototype sebelumnya, seperti layar OLED dengan resolusi HD 1920 x 1080 piksel, pengembangan teknologi tracking, hingga kabel yang bisa dilepas.

Diluncurkan pada Juli 2014, pada Februari 2015, Oculus melaporkan DK2 sudah terjual lebih dari 100.000 unit.

Crescent Bay Prototype – 2014

Pada September 2014, Oculus kembali mempresentasikan versi terbaru Rift pada saat itu dengan nama Crescent Bay. Tidak seperti versi prototype sebelumnya yang hadir dengan satu layar, versi ini menghadirkan dua buah layar yang bekerja sendiri-sendiri untuk setiap mata.

BACA JUGA:   Narcosis, Sebuah Game Horor Dimana Kekurangan Oksigen di Laut yang Dalam Menyebabkan Halusinasi

oculus-rift-crescent-bay

Tidak hanya itu, perbedaan utama versi ini dibanding sebelumnya adalah keberadaan audio headset yang sudah terpasang langsung di perangkat ini.

Rift Consumer Version – 2015

Pada Mei 2015, Oculus secara resmi merilis versi final untuk Rift yang di belakangnya tidak lagi diberi embel-embel julukan lain. Dikatakan sebagai consumer version, versi ini menghadirkan loncatan yang jauh lebih besar dibanding beberapa versi prototype sebelumnya.

oculus-rift-final

Selain hadir dengan resolusi yang lebih tinggi (2160 x 1200 piksel), fitur 360 positional tracking milik Crescent Bay, dan teknologi audio terbaru, Rift akan hadir dengan Oculus Remote, Oculus Touch, bahkan bundling dengan controller Xbox One.

Meskipun belum diluncurkan, Oculus Rift sepertinya sudah menjadi mainan sehari-hari di kantor pusat Facebook di California. Bagi yang belum tahu, beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi berkesempatan untuk mencoba bermain dengan perangkat versi final ini, ditemani langsung oleh Mark Zuckerberg, CEO Facebook.

Presiden Jokowi Mark Zuckerberg - Oculus Rift

Itulah tadi pembahasan singkat mengenai sejarah Oculus Rift dari waktu ke waktu, prototype ke prototype. Oculus Rift dibanderol seharga US$599 (sekitar Rp8 juta) dan akan mulai diluncurkan pada 28 Maret 2016. Bagi gamers yang ingin melakukan pre-order, dapat memesan langsung di website Oculus.



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: [email protected]

MUST READ

To Top