Connect with us

Sadarkah Gamers Bahwa Video Game Terinspirasi dari Siklus Kehidupan?

mario question mark block lamp skirmish frogs
Illustration / Credit: SkirmishFrogs.com

News

Sadarkah Gamers Bahwa Video Game Terinspirasi dari Siklus Kehidupan?

INIGAME.ID – Setiap manusia terlahir dalam wujud bayi dengan suku, ras, etnis, dan agama yang berbeda-beda.

Setiap manusia tidaklah sama, memiliki kemampuan dan kepintaran fisik atau apapun itu yang berbeda-beda, bahkan orang kembar sekalipun.

Hingga akhirnya semakin menua, mempunyai keturunan, dan bila waktunya tiba setiap manusia pun akan meninggal.

Namun, apakah gamers sadar bahwa video game terinspirasi dari siklus kehidupan manusia? Terutama jika membicarakan mengenai game MMORPG. Mengapa begitu?

Pertama, gamers terlahir sebagai seorang bayi yang dilahirkan berdasarkan tempat yang ditentukan oleh orang tua kita sama seperti gamers memilih lokasi di mana gamers akan spawn pertama kali.

Kemudian pada proses dalam kandungan sampai lahir hal tersebut sama seperti proses loading saat pembuatan karakter masuk ke dalam dunia.

kingdom under fire 2

Kingdom Under Fire 2

Kedua, gamers akan memasuki tahap tutorial yang ada pada level 0 – 18 atau dalam kehidupan masa-masa di mana gamers mencari jati diri dari bayi hingga usia 18 tahun.

BACA JUGA:   Militer Korsel Gunakan Cuplikan Game Battlefield untuk Menjual Pesawat Tempur Mereka

Pada masa tutorial ini gamers akan diawasi hingga bisa memiliki skill tree yang baik dan memantapkan diri untuk menghadapi dunia yang sesungguhnya, jika pada kenyataan orang tua lah yang mengawasi gamers.

Pada masa tutorial di level 0 – 5 biasanya kurang begitu mengenang dan terbilang membosankan, biasanya mulai ada banyak hal menarik ketika di level 6 atau usia 6 tahun.

Di mana gamers akan mulai masuk sekolah dan belajar setiap harinya atau farming level untuk bisa meningkatkan ilmu atau skill tree.

Kemudian pada masa itu juga gamers belajar berinteraksi dan beradaptasi dengan dunia sekitar. Itu pula yang sebenarnya manusia lakukan dalam kehidupan yang sebenarnya hingga pada usia 18 tahun.

Jika sudah melewati hingga level 18 artinya gamers sudah siap menghadapi kondisi sesungguhnya dengan pengawasan lebih minim dari orang tua.

onigiri

Onigiri

Setelah melalui level 18 gamers akan memiliki pilihan apakah akan free to play atau langsung kerja dan menghasilkan uang dengang kemampuan seadanya. Ataukah gamers membeli DLC alias berkuliah untuk bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman lebih.

BACA JUGA:   Militer Korsel Gunakan Cuplikan Game Battlefield untuk Menjual Pesawat Tempur Mereka

Permainan biasanya mulai menarik sesaat menjalani level 18 – 65. Tapi pada masa itu gamers akan diberikan berbagai macam pilihan seperti sosialisasi (berinteraksi dengan gamers lain, terutama gamers wanita), bekerja untuk mencari uang (farming items), dan ada juga yang meningkatkan kemampuan hobinya (leveling).

Pada level 18 – 65 gamers akan memiliki berbagai macam quest atau mungkin dalam kehidupan disebut sebagai tugas-tugas yang harus dikerjakan sehari-hari.

Jika dikerjakan akan mendapatkan hadiah yang akan berguna untuk kelangsungan game / hidup.

Sama seperti game MMO, kehidupan juga memiliki tujuan untuk menikmati hidup selagi bisa dan jangan sampai berbuat hal bodoh.

Semakin tinggi level yang dicapai makan semakin banyak juga pencapaian yang bisa diraih.

world of warcraft

World of Warcraft

Kemudian jika membicarakan level di atas 65 atau usia tua, biasanya gamers sudah mengetahui jelek buruknya kehidupan atau bisa dibilang memiliki banyak pengalaman.

BACA JUGA:   Militer Korsel Gunakan Cuplikan Game Battlefield untuk Menjual Pesawat Tempur Mereka

Jika dalam game mungkin disebut mengetahui berbagai baik buruknya game tersebut serta bug dan cheat yang ada. Terkadang pada level ini gamers akan mulai merasa bosan, mengapa?

Biasanya pada level ini gamers akan sudah memiliki skill tree yang maksimal, kekayaan yang maksimal, serta sosialisasi yang maksimal.

Sehingga pada level ini kebanyakan gamers akan mengeksplorasi tempat-tempat yang belum pernah terkeplorasi bersama junior-junior atau bahkan diam di tempat untuk menjadi senior dan membantu para junior.

Jika waktunya sudah tiba, mungkin karakter gamers akan memiliki bug dan error.

Perlahan akan memasukin layar hitam dan tidak dapat dimainkan kembali alias game over.

the elder scroll online beta

The Elder Scroll Online Beta

Kesimpulannya adalah, pergunakan hidup gamers sebaik mungkin karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi.

Jalani dan nikmati hidup dan jangan sampai di sia-siakan. Seperti kata Vladimir Kamarivsky dari Battlefield 3.

” You can only die once, so make sure it’s worth it. “

Thanks to Casually Explained



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.
Continue Reading

More in News

To Top