Connect with us

Rekap Momen Kemenangan OG dalam Final The Manila Major

The Manila Major

eSports

Rekap Momen Kemenangan OG dalam Final The Manila Major

INIGAME.ID – Tim OG, yang digawangi oleh pemain dengan MMR 9k, berhasil meraih kemenangan pada The Manila Major (Spring). Dengan kemenangan ini, OG menjadi tim pertama yang memenangkan dua Major di tahun yang sama, karena sebelumnya OG telah menjuarai The Franfurt Major (Fall).

the manila major og champion

Sedangkan untuk Team Liquid, lagi-lagi hanya bisa meraih juara kedua pada Major. Baik untuk The Shanghai Major (Winter) maupun The Manila Major.

Kemenangan OG kali ini dapat dikatakan sebagai kemenangan yang sangat mulus. Mulai dari group stage hingga main tournament. Bagi yang kelewatan momen final kemarin antara OG dengan Team Liquid, berikut adalah rekap pertandingan selengkapnya.

Game Pertama (OG 0 – 1 Team Liquid)

og-team-liquid-the-manila-major-final-game-1

Image credit: Gosugamers

Pada game pertama melawan OG, Team Liquid menggunakan strategi yang hampir mirip dengan final Epicenter lalu, di mana mereka langsung melakukan penetrasi yang cukup baik dan tidak memberikan napas untuk tim OG.

Berkali-kali seluruh tim OG di-gank tanpa henti oleh Team Liquid. Selain itu, Amer “Miracle-” Al-Barqawi yang biasa ada di midlane, bertukar role dengan Johan “N0tail” Sundstein yang biasa menjadi carry.

Alhasil pada pertandingan pertama Team Liquid dapat dikatakan menang mudah dengan skor 10-38.

BACA JUGA:   Valve Umumkan Tanggal Dimulainya The International 2017

https://www.youtube.com/watch?v=5czzr8Sb_b0&feature=youtu.be

Game Kedua (OG 1 – 1 Team Liquid)

Meskipun digunkan oleh Kuro Selehi “Kuroky” Takashomi sebagai hero support, kehadiran Riki di game pertama terasa cukup merepotkan OG. Maka dari itu dalam game kedua kali ini, Riki di-banned oleh OG.

og-team-liquid-the-manila-major-final-game-2

Image credit: Gosugamers

Pada kesempatan kali ini, Miracle- dan N0tail kembali bertukar ke role semula, yang tentunya membuahkan hasil yang cukup signifikan dengan terus-terusan melakukan penyerangan dan berbagai gank pun dilakukan.

Dalam game kedua ini, sempat ada misplay yang dilakukan oleh Kuroky saat mencoba menghentikan TP (teleport) dari Miracle- menggunakan Primal Roar. Primal Roar Kuroky digunakan kepada creeps, untung saja hal tersebut bukan hal yang fatal dan Miracle- tetap bisa dibunuh.

BACA JUGA:   Masalah Keluarga, Inyourdream Tinggalkan Fnatic

Terjadi dua kali war di Roshan yang keduanya merupakan war yang cukup menarik. Tidak dapat mengimbangi OG, Team Liquid akhirnya menyerah dengan hasil skor 37-10 yang tidak jauh berbeda dari skor game pertama.

https://www.youtube.com/watch?v=4RTGDjqUWzw&feature=youtu.be

Game Ketiga (OG 2 – 1 Team Liquid)

og-team-liquid-the-manila-major-final-game-3

Image credit: Gosugamers

Tidak seperti dua game sebelumnya, dalam game ketiga ini, kemenangan OG seakan-akan sudah bisa terlihat sejak pemilihan hero dilakukan. Team Liquid tidak memiliki Hard-Carry (HC) yang dapat mengimbangi 3 HC yang dimiliki OG, yaitu Sven, Faceless Void, dan Juggernaut.

Tidak terlalu banyak yang bisa dikatakan mengenai game ini. Permainan berlangsung dengan cukup cepat dan berakhir dengan kemenangan OG atas Team Liquid dengan skor 30-13.

https://www.youtube.com/watch?v=e_5sXf3jlT4&feature=youtu.be

Game Keempat (OG 3 – 1 Team Liquid)

og-team-liquid-the-manila-major-final-game-4

Image credit: Gosugamers

Setelah melihat 3 game sebelumnya, Team Liquid dapat dikatakan cukup takut dengan Invoker dari Miracle-. Terbukti dari daftar banned yang dilakukan oleh Team Liquid di game ketiga ini, terdiri dari hero yang digunakan di game sebelumnya dan mayoritas adalah hero yang digunakan Miracle-. Apakah Team Liquid cukup segan dengan kehadiran lawan ber-MMR 9k? Bisa jadi.

BACA JUGA:   INI 7 Hero Dota 2 yang Identik dengan Pro Players

Dalam game keempat, performa Team Liquid sudah tidak sebagus game pertama. Awal game saat Batrider dari David “Moon” Tan level 1, yang hampir terbunuh, berhasil lolos dengan sisa HP 22 dan melakukan taunt sebagai aksi dari kesuksesannya.

Meskipun memang terlihat cukup sengit, game kali ini menjadi pembuktian kesenjangan individual skill antara Team Liquid dan OG. Game berakhir dengan skor 10-17 dengan kemenangan OG.

Sekedar info selama Manila Major, Miracle- berhasil mencapai skor kill 43 dengan death 0 sampai membantai MVP.Phoenix dengan skor 22-0.

https://www.youtube.com/watch?v=HrrjY0nTTPc&feature=youtu.be

Dengan menjadi juara The Manila Major, OG berhasil membawa pulang hadiah uang tunai sebesar US1,11 juta (sekitar Rp14,8 miliar), sementara Team Liquid yang menjadi runner-up mendapatkan hadiah sebesar US$405.000 (sekitar Rp5,4 miliar).

Sekali lagi selamat untuk OG!!



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.

More in eSports

To Top