Connect with us

Program eSports di SMA 1 PSKD: Latihan 10 Jam Seminggu, hingga Belajar Matematika

sma 1 pskd

eSports

Program eSports di SMA 1 PSKD: Latihan 10 Jam Seminggu, hingga Belajar Matematika

INIGAME.IDGamers tentu masih ingat dengan SMA 1 PSKD, sekolah yang beberapa waktu lalu berniat untuk melangkah lebih serius ke sektor eSports di Indonesia.

Setelah di saat yang lalu informasi ini hanya berangkat dari status sang Kepala Sekolah, Yohanes P. Siagian, di akun Facebook-nya, kali ini ketertarikan SMA 1 PSKD di sektor eSports semakin terlihat melalui sebuah posting di website resminya.

eSports update SMA 1 PSKD

Ditulis langsung oleh sang Kepala Sekolah, disampaikan bagaimana pihak sekolah melihat potensi eSports sebagai sebuah bidang yang valid untuk menjadi karir para anak didiknya setelah lulus nantinya. Tidak hanya sebagai pemain game profesional saja, bagi SMA 1 PSKD, karir di eSports juga bisa merambah bidang teknologi, pemasaran, bahkan juga keuangan.

Dan perlu gamers ketahui, jika kalian mengira program ini akan sangat seru karena diisi dengan kegiatan bermain video game saja, maka kalian keliru. Hal ini dikarenakan selain kewajiban waktu latihan 10-20 jam setiap minggu, setiap peserta juga akan belajar mengenai teori ekonomi, psikologi, matematika, bahasa, bahkan latihan fisik.

sma-1-pskd-online-game

Tidak hanya itu, demi mencegah program ini berbenturan dengan kebutuhan akademis, siswa yang ingin mengikuti atau mempertahankan izinnya di program ini juga wajib memiliki nilai rata-rata di atas 80 dalam pelajaran dan selalu akan mendapatkan pengawasan dari guru akademis.

Untuk saat ini, terdapat tiga cabang eSports yang telah dibuka oleh SMA 1 PSKD yakni League of Legends, DotA 2, dan CS:GO yang masing-masing terdiri dari 8-10 bangku, sehingga tentunya akan ada seleksi yang cukup ketat untuk program ini. Nantinya akan ada dua cabang sekunder yang akan dibuka yaitu Vainglory dan Hearthstone.

Sambil mempersiapkan program ini untuk segera berjalan, pihak sekolah juga kembali mengumumkan pendaftaran lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi, seperti 1 orang koordinator program eSports, dan masing-masing 2 orang pelatih untuk setiap cabang eSports.

Langkah SMA 1 PSKD ini tampaknya menjadi bukti yang nyata di mana bidang akademis mulai tertarik untuk membuka pintu untuk bidang eSports yang selama ini dianggap sebagai “musuh” sekolah karena keberadaan video game di dalamnya. Lalu, kira-kira sekolah mana yang akan menyusul?

Comments

Continue Reading
Advertisement

More in eSports

Advertisement

MUST READ

Advertisement
To Top