Point Blank Indonesia Berantas Pelaku GB dengan Rollback dan Blacklist
Connect with us

Point Blank Indonesia Berantas Pelaku GB dengan Rollback dan Blacklist

point blank garena indonesia

News

Point Blank Indonesia Berantas Pelaku GB dengan Rollback dan Blacklist

INIGAME.ID – Dalam menciptakan ekosistem yang fairplay, Point Blank Indonesia mempertegas peraturan dengan melarang aksi GB statistik dalam bermain.

Melalui Fanpage Official Point Blank Indonesia pada Rabu (20/1/2016), Garena Indonesia memberikan pernyataan mengenai penegasan akan aksi yang marak terjadi pada Point Blank Indonesia.

Troopers!
Salah satu peraturan fairplay adalah DILARANG GB! Maka dari itu efektif mulai dari sekarang. Para pelaku GB yang tertangkap akan di rollback dan di blacklist dari Premium Server selamanya. Jadi kalian tidak akan pernah bisa main di Premium Server lagi 🙂 Ayoooo ciptakan semangat #AKUMAINBERSIH!

http://fairplay.pb.garena.co.id/

BACA JUGA:   Fortius Gaming, Juara League of Legends Indonesia Championship 2016

Pada situs Point Blank Indonesia, GB Statistik adalah situasi di dalam game dimana gamers dengan sengaja menyalahgunakan system permainan dengan tujuan mendapatkan banyak EXP dan Point dengan mudah. Contoh dari penyalahgunaan ini adalah akun yang terus menerus bunuh diri dengan menggunakan bom.

BACA JUGA:   INI N1CS MARINE, Wakil Indonesia dalam Point Blank International Championship 2015

point-blank-indonesia-garena-gb-rollback-blacklist-premium-server

Menanggapi kebijakan baru dari Garena Indonesia, banyak gamers yang pro dan kontra akan kebijakan baru yang berlaku.

” GB Gak boleh ( RollBack )
Macro Ilegal
Cheat apa lagi
Pengen cepet naik haji nih para Admin Garena :v
Udha pindah game ajalah:v, “ ujar gamers dengan akun Muhammad Syahrul Ramadhan.

” LOL HOAX BIAR YANG MAIN MAKIN RAME LOL LOL, “ kata gamers dengan akun Hafidz Faiz.

BACA JUGA:   FIFA Online 3 Gelar Turnamen National Champion Arena

” Tiba2 ada topik admin grup

Gw rasa admin page ini masih paling setrong diantara yg lain, “ Akun bernama Masatommi Mohammad juga menambahkan.

More in News

MUST READ

To Top