Connect with us

Nintendo Switch Dinilai Belum bisa Menyelesaikan Masalah Utama Mereka

Nintendo switch

News

Nintendo Switch Dinilai Belum bisa Menyelesaikan Masalah Utama Mereka

INIGAME.ID – Hadirnya Nintendo Switch pada Maret 2017 sudah dinantikan oleh banyak gamers. Namun, kehadiran konsol ini dinilai belum maksimal untuk Nintendo.

Nintendo dikenal sebagai “Disney-nya video game” oleh jutaan orang. Karakter ikonik seperti Super Mario Bros. dan Donkey Kong dengan mudah diingat orang dari seluruh dunia, sama seperti Mickey Mouse dan Donald Duck.

Namun perbedaan itu memiliki perbedaan mendasar dari sejarah Nintendo karena Nintendo tidak memproduksi sendiri games-nya.

Hal ini menyebabkan orang lebih ingat pada nama Nintendo dibanding games yang dibuat oleh Nintendo.

Bagi gamers yang mengikuti perkembangan Nintendo mulai dari Nintendo Entertainment System, Super NES, Nintendo 64 dan GameCube, tentunya tidak asing dengan karakter Chun-Li dan Ken dari Street Fighter.

Street Fighter Nintendo

Street Fighter Nintendo

Atau ingatkah gamers dengan Resident Evil 4 yang sebenarnya secara eksklusif hadir di GameCube? Game-game inilah yang dibuat di luar Nintendo.

BACA JUGA:   Simak Seluruh Trailer Game Terbaru Nintendo Switch

Seperti Capcom yang memproduksi Street Fighter, dan Resident Evil yang telah berkembang sehingga bisa dimainkan di konsol Sony dan Microsoft, namun tidak bisa dimainkan untuk Nintendo.

Sejak Nintendo Wii diluncurkan pada 2006 silam, Nintendo menjadi bergantung kepada software untuk penjualan konsol dibanding penjualan gamesnya.

Dan apa yang menyebabkan konsol menjadi laku? Adanya games. Sayangnya, bahkan perusahaan sebaik Nintendo belum bisa memaksimalkan sektor ini.

Berikut adalah tabel mengenai penjualan software dan hardware Nintendo.

Tabel Penjualan Nintendo

Tabel Penjualan Nintendo

Hal ini dipertegas oleh pernyataan direktur Nintendo yaitu Shinya Takahashi.

“Nintendo akan terus berupaya menciptakan software unik. Dengan melakukan ini, saya percaya Nintendo akan menarik developer luar untuk membuat sejumlah games berkualitas untuk Nintendo Switch”

Pernyataan itu mungkin terdengar visioner. Namun sejarah Nintendo tidak mengatakan demikian.

BACA JUGA:   Antusiasme Penggemar Berhasil "Kabulkan" Proyek Resident Evil 2 Remake jadi Kenyataan

Sejarah mencatat sejumlah games sukses yang dibuat Nintendo untuk Wii U tidak memacu vendor luar untuk membuat games Wii U.

Lalu bagaimana dengan Nintendo Switch? Konsol ini nyatanya tidak setangguh Xbox dan PlayStation 4.

Meskipun bukan perbandingan yang sepadan, namun ketiga konsol ini memiliki kemiripan. Para developer bisa membuat games untuk Nintendo Switch juga.

BACA JUGA:   INI Daftar DLC yang akan Hadir di Resident Evil 7: Biohazard

Sayangnya, games blockbusters seperti Red Dead Redemption tidak bisa hadir dalam Nintendo Switch.

Konsol ini tidak kuat menjalankan game seberat itu. Game lain seperti Mass Effect, Assassin’s Creed, dan Call of Duty juga tidak bisa dimainkan.

Mass Effect

Mass Effect

Namun, ada beberapa pihak luar yang membuat games mereka kembali hadir untuk Nintendo Switch.

Misalnya saja The Elder Scrolls V: Skyrim, yang sebelumnya dirilis tahun 2011, dan Disgaea 5 yang sebelumnya dirilis pada tahun 2015.

Skyrim

Skyrim

Kesimpulannya, jika Nintendo masih akan fokus dalam menjual konsol daripada games buatannya sendiri, maka mereka harus memaksimalkan penjualan Nintendo Switch.

Karena jika tidak mencapai target, maka mereka hanya mengulang kesalahan dari waktu ke waktu.

More in News

To Top