Connect with us

Logitech G102 Prodigy Review

News

Logitech G102 Prodigy Review

6 Min Read

INIGAME.IDLogitech beberapa bulan lalu telah memperkenalkan deretan lini produk gaming terbarunya, yang diberi nama Prodigy.

Setelah tiga produk pertamanya meluncur, keyboard G213, mouse G403, dan headset G231, diam-diam muncul satu anggota lagi yang langsung mencuri perhatian banyak orang.

Ia adalah mouse G102 yang digosipkan akan jadi salah satu “mouse sejuta gamers“.

logitech-g102-prodigy-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy

Sekadar informasi, mouse ini langsung menjadi primadona saat pertama kali masuk ke Indonesia.

Meskipun begitu, INIGAME berhasil menjadi salah satu pihak yang beruntung mendapatkan satu unit produk ini untuk di-review.

logitech-g102-prodigy-box-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Kardus

Lalu seperti apa performanya? Setelah menjadikannya partner untuk bekerja dan bermain game selama beberapa waktu, berikut adalah pembahasan selengkapnya.

Desain, Tampilan, dan Bobot

Logitech G102 Prodigy mengusung tampilan yang terbilang sangat sederhana dengan bahan plastik berwarna hitam pekat di seluruh bagian tubuhnya.

Meskipun begitu, mouse ini tetap tampil cantik dengan sentuhan pencahayaan berwarna RGB pada logo G dan strip LED di sisi belakangnya.

logitech-g102-prodigy-2-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy –  Tampak atas

Memiliki desain ambidextrous, secara posisi mouse ini dapat digunakan baik untuk tangan kanan, maupun tangan kiri.

Lanjut membahas tentang konturnya sendiri, G102 sebenarnya tidak dilengkapi dengan lekukan yang membuatnya otentik.

Bentuknya yang membulat membuatnya terlihat sangat familiar terutama bagi gamers yang sudah akrab dengan Logitech G90 atau G100s.

logitech-g102-prodigy-tampak-samping--review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – RGB backlight

Di bagian bawahnya, mouse ini dilengkapi dengan empat buah bantalan kaki yang diklaim mampu menempuh jarak 250 km.

Untuk ukuran fisiknya, G102 memilik dimensi 116,6 mm x 62,15 mm x 38,2 mm dengan bobot 113 gram beserta kabelnya.

Tombol dan Scroll Wheel

Melihat lebih jauh ke komponen lainnya, mouse Logitech G102 Prodigy dilengkapi dengan 6 tombol yang terdiri dari klik kiri dan kanan, tombol di sisi kiri untuk ibu jari, tombol DPI, dan scroll wheel yang bisa diklik.

logitech-g102-prodigy-tombol-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Tombol

Di website Logitech, mouse ini diklaim memiliki ketahanan hingga 20 juta klik pada tombol klik kiri dan kanan.

Untuk tombol ibu jari, mouse ini dilengkapi dengan tombol yang berbentuk pipih yang tampaknya bertujuan untuk menghemat tempat.

logitech-g102-prodigy-tombol-kiri-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Tampak samping

Sementara untuk scroll wheel-nya, Logitech menggunakan bahan karet bertekstur dengan ulir yang standar, namun sangat nyaman digunakan.

logitech-g102-prodigy-scroll-wheel-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Scroll wheel

Sensor

Logitech G102 Prodigy dilengkapi dengan sensor optikal dengan tingkat keterbacaan 200 – 6000 DPI.

Tingkat keterbacaan ini dapat diatur ke dalam empat stop yang dapat diakses menggunakan tombol DPI.

logitech-g102-prodigy-bagian-bawah-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Tampak bawah

Tidak hanya itu, masing-masing stop ini juga dapat diatur secara spesifik menggunakan Logitech Gaming Software.

Kabel

Sama seperti mouse-nya sendiri, Logitech juga memberikan kesan klasik untuk kabelnya dengan lapisan karet biasa. Sementara untuk panjangnya, gamers tidak perlu khawatir karena kabel ini memiliki jangkauan sampai 2,1 meter.

logitech-g102-prodigy-kabel-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Kabel

Fitur Tambahan

Merupakan mouse yang ditujukan untuk kalangan pemula, G102 tidak menyimpan banyak fitur tambahan.

Meskipun begitu, melalui Logitech Gaming Software, gamers juga tetap dapat mengutak-atik mouse ini—seperti dari pengaturan stop DPI, fungsi tombol, report rate, hingga tidak ketinggalan efek pencahayaan backlight.

logitech g102 prodigy review logitech gaming software

Logitech G102 Prodigy – Logitech Gaming Software

Logitech G102 juga dilengkapi dengan on board memory yang membuatnya dapat “mengingat” pengaturan tertentu meskipun sedang dihubungkan ke komputer yang berbeda.

Performa dan Pengujian

Masuk ke dalam pengujian, Logitech G102 Prodigy sebenarnya terlihat sangat menjanjikan. Hal ini tentu saja tidak lepas dari peran lampu RGB yang mampu “menyihir” semua mata yang melihatnya.

logitech-g102-prodigy-4-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Tampak keseluruhan

Bentuknya yang sangat sederhana dan bobotnya yang ringan, G102 benar-benar mengingatkan tim INIGAME dengan mouse G100s dan G302 Daedalus Prime.

Faktor ini mungkin akan sangat disukai oleh tangan yang sebelumnya terbiasa dengan mouse kantoran yang memang biasanya lebih ringan.

logitech-g102-prodigy-digengam--review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Saat digunakan

Sebaliknya, bagi gamers yang sudah lebih terbiasa dengan mouse gaming yang lebih advance—entah karena konturnya yang lebih ergonomis atau bobotnya yang lebih berat—mungkin akan merasakan “sesuatu yang kurang” saat menggunakan mouse ini.

Kembali lagi, ini adalah hal yang subjektif tergantung pada penggunanya masing-masing.

logitech-g102-prodigy-digengam-2-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Saat digunakan

Sedikit lebih detail mengenai pengalaman pemakaiannya, G102 terasa cukup memuaskan, baik dari segi body-nya, maupun performa tombolnya sendiri.

Untuk body-nya, sisi kiri dan kanan mouse ini dibuat mengecil ke bawah. Dengan begini, meskipun mengusung bentuk yang “biasa saja” tanpa ada kontur tertentu, G102 terasa mudah digenggam dalam aktivitas penggunaannya.

logitech-g102-prodigy-digengam-3-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Saat digunakan

Sementara untuk tombolnya, semuanya terasa sudah berada di posisi yang tepat. Satu catatan kecil untuk tombol back (sisi kiri bagian belakang) sedikit sulit untuk diakses karena selain dari bentuknya yang pipih, posisinya juga terasa sedikit terlalu belakang.

Akan tetapi, hal ini mungkin hanya berlaku bagi para gamers dengan jempol yang panjang.

logitech-g102-prodigy-digengam-4-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy – Klik backforward

Saat digunakan untuk bermain game, INIGAME melihat G102 memiliki kemiripan dengan G302, di mana keduanya lebih cocok digunakan untuk memainkan game MOBA. Kembali lagi karena bobotnya yang terbilang sangat ringan.

Di sisi lain, karena ringan, mouse ini justru terasa kurang cocok untuk memainkan game FPS yang lebih sering membutuhkan akurasi dan presisi di dalamnya.

Kesimpulan

Logitech G102 Prodigy seolah merupakan sebuah penegasan dari tujuan lini Prodigy sendiri—yang memang ditujukan untuk para gamers pemula.

Melalui tampilannya yang sangat “rendah hati” dan klasik, tapi tetap bergaya, G102 dipastikan dapat melakukan tugasnya dengan baik untuk memperkenalkan perusahaan asal Swiss ini kepada para gamers awam yang belum akrab dengan riuhnya ekosistem peripheral gaming.

logitech-g102-prodigy-3-review

INIGAME STOCK IMAGE: Logitech G102 Prodigy

Dan oleh sebab itu, karena memang ditujukan untuk para newbie dengan budget terbatas, sepertinya tidak perlu lagi ada komplain yang diarahkan kepada “keterbatasan” fiturnya.

Toh, Logitech masih punya deretan mouse canggih lain yang masing-masing dibuat untuk kebutuhan gaming tertentu.

Logitech G102 Prodigy sudah dirilis secara resmi di Indonesia dengan kisaran harga Rp350 ribuan. Bagi gamers yang tertarik untuk membelinya, dapat langsung mengunjungi INIGAME Store yang telah menjalin afiliasi langsung dengan distributor resmi Logitech untuk Indonesia, Surya Candra.

Beli Logitech G102 Prodigy

Click to comment

More in News

To Top