Connect with us

INIGAME

EU LCS 2016 Minggu Pertama: 5 dari 10 Pertandingan Berimbang

Europe League of Legends

eSports

EU LCS 2016 Minggu Pertama: 5 dari 10 Pertandingan Berimbang

INIGAME.ID – Sejak pertama kali sistem “Win, Tie, and Lost” diterapkan pertama kali di EU LCS Summer Split kali ini, terhitung lima dari 10 pertandingan di minggu pertama berakhir dengan hasil imbang.

Sistem baru ini sudah mulai terbukti dapat membawa EU LCS menjadi salah satu kompetisi League Of Legends yang paling ketat. Berikut adalah beberapa ulasannya.

Splyce dan Roccat Masih Harus Puas Berbagi Poin

Setelah sebelumnya Splyce harus ditahan imbang oleh Vitality di hari pertama, kali ini Roccat yang harus menggagalkan ambisi Chresh Sencux Laursen untuk meraih kemenangan pertamanya di Summer Split 2016 kali ini bersama Splyce. Roccat berhasil mematahkan dominasi Splyce di game kedua, setelah sebelumnya Splyce sangat memegang kendali permainan di game pertama.

BACA JUGA:   Kanaya Gaming Wakili Indonesia dalam Garena Premier League 2016 di Malaysia

Terlihat pada game kedua, Splyce sudah unggul lebih dari 4k Gold. Namun berkat kegigihan dan pengalaman seoran Pierre Steelback Mdjaldi, Roccat berhasil membalikkan kedudukan dan mengambil semua objective yang ada sehingga Roccat berbalik unggul sampai surplus 6k Gold dari Splyce. Dan pada akhirnya Splyce harus menunda tiga poin mereka hingga minggu depan.

BACA JUGA:   Mechs vs Minions, Board Game Unik dari League of Legends

Meski xPeke Kembali, Origen Masih Belum bisa Menang

Meski Mid-Laner andalan mereka Enrico xPeke Martinez kembali dari istirahatnya, namun sayangnya hal tersebut tidak membuat performa Origen meroket dari hari pertama. Justru Fabian Exileh Schubert yang bermain sangat impresif. Mantan Mid-Laner SK Gaming Prime dan Ninjas in Pyjamas tersebut tidak kelihatan gugup dan bahkan berhasil mendominasi xPeke di mid lane dengan Le Blanc.

Dominasi UOL di dua game tersebut juga tidak terlepas dari penampilan yang apik dari Kim Veritas Kyoung-min yang berhasil mendominasi bot lane dan mengamankan Dragon pertama UOL di game kedua tanpa bantuan dari Kang Move Min-su. Namun hal ini menjadi tanda bahaya tersendiri bagi Origen untuk segera mengevaluasi taktik mereka dalam Macro Play yang terlihat “Straight Outta Character” jika dibandingkan pada Spring Split sebelumnya.

BACA JUGA:   SMA 1 PSKD Buka Pendaftaran Program Pembinaan eSports (Beasiswa dan Non-Beasiswa)

Sementara itu, G2 masih mendominasi Split dengan menumbangkan Team Giants yang bernasib sama dengan Origen, Fnatic ditahan imbang oleh Vitality, serta H2K yang harus menyerah di game kedua dari FC Schalke 04 setelah sebelumnya sangat dominan di game pertama.



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.

More in eSports

To Top