5 Roles yang Perlu Gamers Ketahui Pada Dota 2
Connect with us

5 Roles yang Perlu Gamers Ketahui Pada Dota 2

Photo Credit: Dota 2

News

5 Roles yang Perlu Gamers Ketahui Pada Dota 2

INIGAME.ID – Banyak gamers yang bermain Dota 2, namun tidak sedikit yang telah memahami peran role pada saat bermain.

INIGAME akan mengajak gamers untuk belajar dan memahami berbagai jenis role yang terdapat pada Dota 2.

1. Carry

Dari nama carry yang memiliki arti mengangkat, tugas carry adalah mengangkat tim menuju kemenangan.

Carry memiliki prioritas teratas untuk farming. Peran carry akan baru terasa biasanya pada late game. Pada early game, carry harus farming sebanyak yang mereka bisa untuk mendapatkan item build. Karena pada late game, merekalah yang harus mengangkat 1 tim menuju kemenangan.

Carry biasanya berada pada safe lane (disebut juga sebagai easy lane atau short lane) dan dipasangkan dengan support. 

Safe lane pada radiant terletak pada bottom lane sedangkan safe lane pada dire terletak di top lane. Pada umumnya carry ditempatkan berdua atau bertiga dengan 2 hero support.

Carry harus bisa melakukan farming dengan cepat, baik untuk lane creeps maupun neutral creeps. Hero carry biasanya lemah untuk early game, namun ia akan mendominasi pada late game.

Carry sendiri terdiri dari 3 macam, semi-carry, carry, dan hard-carry.

Hard-carry: Alchemist, Chaos Knight, Tiny, Wraith King, Anti-mage, Arc Warden, Drow Ranger, Ember Spirit, Faceless Void, Gyrocopter, Juggernaut, Lone Druid, Medusa, Morphling, Phantom Assassin, Phantom Lancer, Sniper, Spectre, Terrorblade, Troll Warlord, Invoker dan Outworld Devourer.

Carry: Abaddon, Brewmaster, Bristleback, Doom, Dragon Knight, Huskar, Kunkka, Legion Commander, Lifestealer, Lycan,Night Stalker, Slardar, Sven, Bloodseeker, Broodmother, Clinkz, Luna, Meepo, Mirana, Naga Siren, Razor, Riki, Shadow Fiend, Slark, Templar Assassin, Ursa, Viper, Weaver, Death Prophet, Lina, Nature’s Prophet, Necrophos, Queen of Pain, Silencer, Storm Spirit, dan Windranger.

Semi-carry: Axe, Earthshaker, Tusk, Bounty Hunter, Nyx Assassin, Vengeful Spirit, Venomancer, Leshrac, Rubick, dan Tinker.

medusa

2. Midlaner

Sudah nampak jelas bahwa midlaner akan berada di jalur tengah. Maka artinya midlaner akan lebih cepat level 6 ketimbang lane lainnya.

BACA JUGA:   The Boston Major Hadir di Akhir Tahun 2016

Tujuan seorang midlaner mencapai level 6 cepat adalah untuk bisa melakukan gank pada lane lain.

Seorang midlaner harus pintar memanfaatkan kesempatan yang ada, bukan mencari kesempatan dalam kesempitan. Maka seorang midlaner perlu memiliki individual skill yang tinggi.

Dalam beberapa kondisi juga seorang midlaner biasanya ditemani oleh support. Hal tersebut terjadi biasanya karena memang kalah hero mid atau memang kombo dual mid. 

Contoh simpelnya adalah dual mid dari Tiny-Io. Seorang midlaner harus bisa main-up tim dengan baik. Apa itu main-up tim?

Main-up tim artinya membukakan kesempatan untuk role lainnya masuk dalam war. Jadi dengan kata lain seorang midlaner perlu membukakan kesempatan agar anggota tim lainnya aman ketika melancarkan skill.

Midlaner biasanya hero semi-carry, intiator, ganker, dan nuker. Semi-carry hampir mirip seperti carry, namun perbedaannya hanya kuat bertahan maksimal hingga mid-game saja.

Initiator diambil dari kata initiate yang artinya memulai, maka tugas initiator adalah membuka war. Dari nama sudah telihat jelas, bahwa ganker bertugas untuk melakukan gank di lane lain.

Terakhir adalah nuker, diambil dari kata nuke yang artinya burst damage. Memberikan instant damage kepada musuh sehingga meringankan role lain untuk menyerang.

Mid: Alchemist, Brewmaster, Bristleback, Clockwerk, Dragon Knight, Earth Spirit, Earthshaker, Huskar, Kunkka, Magnus, Night Stalker, Phoenix, Pudge, Tiny, Tusk, Arc Warden, Bloodseeker, Drow Ranger, Ember Spirit, Gyrocopter, Lone Druid, Medusa, Meepo, Mirana, Morphling, Razor, Shadow Fiend, Sniper, Templar Assassin, Viper, Weaver, Ancient Apparation, Batrider, Death Prophet, Invoker, Leshrac, Lina, Lion, Necrophos, Outworld Devourer, Puck, Pugna, Queen of Pain, Rubick, Silencer, Skywrath Mage, Storm Spirit, Tinker, Warlock, Windranger, dan Zeus.

invoker

3. Offlaner

Offlaner hampir sama seperti midlaner, berjuang sendiri di lane. Namun yang membedakan, offlaner tidak menghadapi satu hero musuh melainkan dua sampai tiga hero.

Offlaner memiliki posisi di hard lane (Disebut juga sebagai long lane atau suicide lane) dan biasanya memiliki flee mekansm (Kemampuan untuk kabur) atau memiliki durability (Ketahanan) yang tinggi.

BACA JUGA:   WOG 2015 HADIRKAN ROSHAN DOTA 2 & ITASHA INDONESIA

Kebanyakan hero offlane adalah intiator. Tidak banyak hero pool untuk offlaner. Hero offlaner rata-rata adalah hero yang membutuhkan level cepat, namun biasanya akan miskin.

Diperlukan usaha untuk farming, karena offlaner tidak akan farming dengan tenang. Hal terpenting menjadi offlaner adalah mengganggu carry lawan dengan memastikan dirinya tetap aman.

Ketika offlaner tidak dapat maju, biasanya akan melakukan stacking ancient creeps. Nantinya akan diberikan pada carry atau dirinya sendiri.

Selain melakukan stacking biasanya offlaner juga akan roaming untuk mengganggu hero lawan di lane lain. Tidak sedikit hero mid dapat menjadi hero offlane. Berikut adalah beberapa hero offlane.

Offlane: Abaddon, Axe, Beastmaster, Bristleback, Centaur Warrunner, Clockwerk, Doom, Earthshaker, Elder Titan, Legion Commander, Lycan, Magnus, Phoenix, Sandking, Slardar, Spirit Breaker, Tidehunter, Tusk, Undying, Broodmother, Faceless Void, Lone Druid, Mirana, Nyx Assassin, Weaver, Batrider, Seer, Enigma, Invoker, Lich, Nature’s Prophet, Puck, Queen of Pain, Techies, Tinker, Windranger, dan Winter Wyvern.

tidehunter

4. Roamer Support / Jungler

Support merupakan role yang jarang dipilih, bahkan mungkin tidak ada dalam public matchmaking. Semua orang biasanya akan pick hero carry, atas dasar tidak percaya pada teman satu tim.

Namun, support itu sendiri merupakan role yang sulit. Support memerlukan kemampuan untuk bisa mengkoordinasi map, sehinga memudahkan role lain untuk melakukan atau menghindari ganking.

Biasanya roamer support merupakan hero support yang memerlukan item untuk war dan memiliki skill disableRoamer support memiliki peran penting terutama untuk membuat carry kaya dengan cara stacking neutral creeps.

Sedangkan untuk jungler, biasanya dilakukan oleh hero-hero yang skillnya perlu memanfaatkan neutral creeps. Jungler juga perlu untuk melakukan stacking sekaligus farm untuk dirinya sendiri.

BACA JUGA:   Update Fall Shuffle DotA 2, OG Kembali Siap untuk "Dream Green"

Sebenarnya hampir semua hero dapat melakukan jungling dengan menggunakan Iron Talon (melee) atau 3 Ironwood Branch (range).

Roamer Support: Abaddon, Alchemist, Earth Spirit, Earthshaker, Elder Titan, Io, Kunkka, Phoenix, Pudge, Sandking, Slardar, Spirit Breaker, Sven, Tidehunter, Tusk, Undying, Wraith King, Bounty Hunter, Mirana, Morphling, Nyx Assassin, Riki, Vengeful Spirit, Venomancer, Ancient Apparation, Crystal Maiden, Jakiro, Keeper of The Light, Lina, Necrophos, Rubick, Techies, Visage, Warlock, Windranger, Winter Wyvern, Witch Doctor, dan Zeus.

Jungler: Alchemist, Axe, Beastmaster, Doom, Legion Commander, Lifestealer, Lycan, Sandking, Tidehunter, Wraith King, Bloodseeker, Broodmother, Juggernaut, Lone Druid, Mirana, Sniper, Venomancer, Batrider, Chen, Enchantress, Enigma, Invoker, Keeper of The Light, Nature’s Prophet, Necrophos, Ogre Magi, dan Tinker.

crystal maiden

5. Hard-Support

Role yang satu ini mungkin sudah punah dari peradaban public matchmaking. Hard-support bukanlah role yang mudah.

Kebanyakan gamers mengajarkan pada temannya yang baru bermain Dota untuk menjadi support. Padahal support merupakan role yang sulit.

Hard-support bertugas untuk membeli wards, courier, dust, smoke, dll. Itu semua ditujukan untuk membantu hero lain dalam melakukan atau menghindari ganking. Kunci dari hard-support bisa bertahan hidup tanpa item memadai.

Tidak aneh jika hard-support memiliki item sebatas boots of speed dan magic wand. Mentok-mentok memiliki force staff pada kondisi game normal.

Namun tugas daripada hard support pun akan dibantu oleh roamer support. Hard-support juga harus memastikan carry mereka aman dari ganking dan membantu carry untuk membunuh offlaner lawan.

Sebenarnya hampir semua hero dapat menjadi hard-support selama menjalankan tugas hard-support dengan baik.

Hard-support: Beastmaster, Io, Omniknight, Treant Protector, Vengeful Spirit, Dazzle, Disruptor, Lich, Lion, Ogre magi, Oracle, Shadow Demon, Shadow Shaman, Winter Wyvern, dan Witch Doctor.

Photo Credit: Dota 2

Photo Credit: Dota 2

Tadi adalah 5 role dalam Dota yang pada umumnya akan digunakan ketika bermain. Juga contoh hero-heronya pada update 6.87. Jadi apa role kamu?

More in News

To Top