Connect with us

INI 11 Istilah Grafis Game PC yang Wajib Gamers Ketahui

11 istilah grafis game pc

News

INI 11 Istilah Grafis Game PC yang Wajib Gamers Ketahui

INIGAME.ID – Ketika pertama kali memainkan sebuah game, mungkin gamers akan langsung main saja. Biasanya pengaturan tersebut sudah diatur oleh gamenya sendiri.

Hal itu mengakibatkan tidak semua gamers mengetahui istilah-istilah grafis yang ada dalam opsi game. Sehingga gamers hanya mencoba-coba untuk mengaturnya.

Berikut adalah 8 istilah grafis dalam opsi game PC yang wajib gamers belum ketahui.

1. Resolution

Resolusi merupakan jumlah pixel yang ada di dalam monitor gamers. Biasanya dituliskan dalam bentuk panjang x lebar pixel.

Misal 1440 x 900 maka artinya monitor tersebut akan memiliki panjang 1440 pixel dengan lebar 900 pixel.

Semakin banyak jumlah pixel maka semakin besar pula resolusinya dan semakin mulus juga gambar yang akan dihasilkan. Di dalam game juga ada istilah fps yang artinya adalah frame per second.

resolution

Resolution

Semakin besar fps semakin berat pula proses render gambar yang akan dihasilkan di monitor gamers.

Namun jika proses render melampaui dari kemampuan VRAM, akan mengakibatkan VRAM penuh dan game menjadi lag.

Kemudian di beberapa game ada yang menunjukkan (*60) atau (*30) yang artinya dijalankan dalam 60 Hz (Hertz) atau 30 Hz.

Hertz sendiri merupakan refresh rate, di mana menunjukkan kemampuan GPU untuk meng-update pixel di monitor tiap detiknya.

BACA JUGA:   Acer E5 553G, Inovasi Terbaru AMD dan Acer Untuk Para Gamers

2. Texture

Kalau tekstur tentunya membicarakan kualitas dari lingkungan sekitar / environment dalam game. Sehingga game yang dimainkan akan menjadi bagus, indah, dan rapi.

Semakin tinggi tekstur yang gamers inginkan akan menghasilkan kerja VGA yang lebih berat namun detil yang lebih bagus juga.

3. Anti-Aliasing

Anti-Aliasing berfungsi untuk mengurangi efek aliasing atau efek patah-patah. Biasanya efek aliasing akan terlihat jelas pada objek berposisi diagonal.

Anti-aliasing berfungsi sebagai filter yang mengubah warna pada pixel disekitar obyek yang terlihat patah-patah sedemikian rupa sehingga obyek tersebut terlihat lebih mulus.

Proses ini sangat mempengaruhi performa GPU. Fitur ini memiliki banyak tingkatan 2x, 4x, atau 16x.

Anti-aliasing 16x menghilangkan hampir semua efek anak tangga dengan mengurangi performa GPU secara signifikan.

Sedangkan pada anti-aliasing 2x, efek patah-patah mungkin masih sering terlihat, namun performa lebih baik.

anti-aliasing

Anti-Aliasing

Ada banyak jenis AA dengan kualitas yang berbeda.

4. MSAA (Multisampling Anti-Aliasing)

MSAA merupakan jenis AA yang paling sering digunakan. MSAA diterapkan hanya pada bagian frame yang mungkin terlihat patah-patah, dan bukannya pada seluruh frame, sehingga MSAA bisa saja masih menyisakan efek patah-patah tadi pada beberapa bagian, misalnya didalam obyek poligon.

5. TXAA (Temporal Anti-Aliasing)

TXAA bisa juga dikatakan MSAA dengan beberapa modifikasi. TXAA memproses frame yang telah ditampilkan untuk menyempurnakan frame yang akan ditampilkan.

BACA JUGA:   Melalui Radeon FreeSync 2, AMD Janjikan Kualitas Gambar HDR dengan Latensi Rendah

TXAA dibuat oleh NVIDIA sehingga optimal untuk kartu grafis buatannya. TXAA dapat lebih efektif dari MSAA, namun membuat gambar terlihat sangat kabur. AMD juga membuat AA semacam ini dengan nama MLAA.

6. FXAA (Fast Approximate Anti-Aliasing)

FXAA adalah jenis AA yang tidak terlalu mengurangi performa. FXAA memproses frame yang ditampilkan untuk mengurangi aliasing dengan relatif cepat. Namun FXAA dapat membuat gambar terlihat kabur.

Sebaiknya fitur ini dimatikan apabila dirasa game berjalan terlalu berat.

7. Vertical Synchronization (VSync)

VSync merupakan pengaturan untuk mencegah terjadinya screen tearing. Screen tearing adalah tidak sesuainya frame per second dengan refresh rate.

screen tearing

Screen Tearing

VSync mengolah frame rate sesuai dengan refresh rate untuk mencegah screen tearing, misalnya maksimal 60 fps pada monitor 60Hz. Pada saat frame rate berkurang VSync menguncinya ke 30, 20, atau 15 fps untuk mengindari screen tearing.

Frame rate diantara 60 dan 30 biasanya dikunci ke 30, dan seterusnya. Sedangkan tanpa VSync frame rate-nya bisa lebih tinggi, dengan kemungkinan terjadi tearing.

BACA JUGA:   Tahun 2016, SAMSUNG Segera Hadirkan 2 Tipe DRAM Tercepat Di Dunia

Adaptive VSync buatan NVIDIA mencegah penurunan frame rate secara signifikan selagi mencegah screen tearing.

8. Render Quality

Render quality akan memengaruhi hasil kualitas gambar yang dihasilkan dalam game.

Semakin kecil kualitas render-nya semakin besar fps yang bisa didapat dengan konsekuensinya memiliki grafik yang kurang memuaskan.

9. Tessellation

Tessellation pengaturan yang akan menyebabkan permukaan yang rata menjadi terlihat lebih detil, lengkap dengan perbedaan kedalaman tekstur.

Tesselation juga menambah kualitas visual lebih terasa. Fitur ini membutuhkan GPU yang mendukung DirectX 11.

Disarankan mengaktifkan fitur ini setelah bisa menyelakan semua fitur yang lain dan performa GPU yang memungkinkan.

tesselation

Tesselation

10. Ambient Occlusion

Ambient occlusion akan membentuk bayangan pada sudut dan sisi tertentu sebuah objek.

Ambient occlusion memproses bayangan yang terbentuk tidak hanya dari satu cahaya saja.

ambient occlusion

Ambient Occlusion

11. Anisotropic Filtering

Pengaturan ini membuat tekstur objek yang letaknya jauh terlihat jelas dan merata.

Semakin tinggi tingkat Anisotropic Filtering maka semakin jelas / tajam tekstur objek yang jauh terlihat.

Fitur ini menyempurnakan tampilan visual game tanpa terlalu mengurangi performa.

anisotropic filtering

Anisotroptic Filtering



Kontak Informasi INIGAME.ID (Press Release / Business / Partnership).
Email: info@inigame.id.

More in News

To Top